Breaking News

BUKAN CUMA ANGKA: RP 24 MILIAR TERKUMPUL, BUPATI TARGETKAN RP 31 MILIAR DAN 10 AMBULANS UNTUK LOMBOK TIMUR

FOTO: Repleksi Satu Tahun Basnaz Lombok Timur.

LOMBOK TIMUR, Bumigoramedia.com – Angka Rp 24 miliar yang berhasil dihimpun BAZNAS Lombok Timur dalam satu tahun terakhir memang patut dibanggakan. Tapi bagi Bupati H. Muhammad Khairul Warisin, keberhasilan sesungguhnya bukan soal tumpukan uang, melainkan berapa banyak air mata yang berhenti mengalir dan berapa banyak wajah yang kembali tersenyum.
 
Dalam acara Refleksi Satu Tahun Pengabdian BAZNAS, Selasa (21/7), Bupati menyampaikan pesan yang menohok sekaligus membakar semangat: "Jangan terlena dengan capaian. Yang paling berharga adalah orang yang sedih jadi senang, orang sakit terbantu, dan orang yang menderita berkurang bebannya."
 
Meski sudah mengumpulkan dana fantastis – terdiri dari zakat Rp 17 miliar, infak Rp 1 miliar, serta CSR dan dana sosial lainnya Rp 6 miliar – Bupati menegaskan potensi Lombok Timur masih jauh lebih besar. Karena itu, ia memasang target yang lebih tinggi: Minimal Rp 31 Miliar pada tahun 2027!
 
Dari target itu, satu program andalan sudah ditetapkan: Pembelian 10 Unit Ambulans. Wilayah Lombok Timur yang sangat luas akan terbagi, di mana satu ambulans siap siaga melayani dua kecamatan, bisa diakses warga miskin lewat nomor darurat kapan saja.
 
"Pemerintah terbantu sekali karena BAZNAS bisa bergerak cepat tanpa birokrasi berbelit. Tapi syaratnya satu: jadilah lembaga yang jujur, transparan, dan amanah. Jangan saling curiga, mari bersatu," tegas Bupati.
 
Ketua BAZNAS Muhammad Kamli menegaskan kembali: "Semua uang ini bukan milik kami, bukan milik pejabat, melainkan sepenuhnya milik masyarakat Lombok Timur."
 
Tak hanya itu, momen bersejarah pun terjadi: BAZNAS resmi menjalin kerja sama dengan Perum BULOG Cabang Lombok Timur, menyerahkan penghargaan kepada para penyumbang setia seperti PT Bank NTB Syariah dan PT Selaparang Finansial, serta meluncurkan Aplikasi B-Smart – sistem digital canggih yang memastikan setiap rupiah yang masuk dan keluar bisa dilihat dan diawasi semua pihak.
 
Sebuah pesan terakhir Bupati menggetarkan hati: "Zakat bukan sekadar pindah uang dari kaya ke miskin. Zakat adalah jalan membawa berkah umur, kesehatan, dan kemajuan bersama untuk seluruh tanah Lombok Timur." Demikian Bupati.
 
 
 

0 Komentar

© Copyright 2022 - BumigoraMedia