Breaking News

Soroti Biaya Pembuatan SK, Garis Demokrasi Tuding RSUD Soedjono Selong Sarang Penyamun

           Sawaludin Alias Bunk Aweng.

LOMBOKTIMUR.Bumigoramedia.com -lembaga advokasi rakyat untuk transparansi dan demokrasi ( GARIS DEMOKRASI ) Menyoroti tingginya harga atau tarif yang di berlakukan untuk memperoleh surat keterangan sehat dari rumah sakit RSUD Dr soedjono selong.

Direktur Garis Demokrasi sawaludin aweng menuding Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soedjono Selong sebagai sarang penyamun, dan pemeras,  betapa tidak biaya pembuatan Surat Keterangan Sehat  (SK) dirasa tidak berprikemanusiaan. 

ditegaskan aweng sapaan akrab Direktur Garis Demokrasi Kepada awak media Jum,at 28/04/2023, bahwasanya RSUD Soedjono Selong patut di duga sebagai sarang penyamun dan pemeras, pasalnya hanya untuk selembar kertas harus di bayar dengan nilai yang tinggi.

"RSUD ini patut di duga sebagai sarang penyamun dan pemeras,  masak hanya sekedar selembar kertas kok bisa dihargai sedemikian tinggi,"tegasnya.

Terbaru peserta Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) serta Peserta tes masuk Polri yang sedang membutuhkan pekerjaan diwajibkan membuat SK sebagai syarat untuk administrasi. 

Ditengah situasi ekonomi masyarakat yang sedang tidak baik baik saja akibat di hantam covid-19, dan ancaman resesi seperti saat ini, semestinya Pemerintah hadir sebagai penolong memfasilitasi setiap kebutuhan  masyarakat, jangan karena alasan status BLUD dan butuh pendapatan lalu rasa kemanusiaan dan tanggungjawabnya di hilangkan.

"Negara harus hadir dalam situasi ini untuk membantu rakyat , bukan hadir sebagai pemeras dan perampok seperti yang kita saksikan saat ini, ini tontonan yang kejam dan tidak berprikemanusiaan , mencari kesempatan dalam kesempitan,  Pemerintah seharusnya memfasilitasi masyarakat untuk mendapatkan kerja, bukan mempersulit ,  lebih-lebih peserta PPPK yang selama ini rata-rata membutuhkan pekerjaan dan berlatar belakang ekonomi kurang mampu," tegasnya.

 "SK dari Puskesmas tidak berlaku dan harus menggunakan SK dari RSUD dr soedjono selong, ini ada apa?,"Tanya aweng.
 
ini monopoli dan terindikasi kuat sebuah pelanggaran, karena itu pihaknya mendesak kejaksaan dan kepolisian untuk mengusut tuntas kecurigaan ini, pihaknya juga meminta OMBUDSMAN turun mengevaluasi kinerja pelayanan RSUD dr soedjono selong. 

Terdekat aweng yg juga  Mantan Ketua DPC Gerindra 2010-2018, akan melakukan  penggalangan donasi untuk pembelian kertas  dan reagen agar  Surat Keterangan Sehat bisa  digratiskan.

" semoga dengan aksi ini bisa mengetuk hati nurani dan perasaan para pemimpin di daerah ini," ujarnya. (Rahma)

0 Komentar

© Copyright 2022 - BumigoraMedia