Breaking News

BUPATI TEKAN SELURUH OPD PERKUAT INOVASI DAN HUBUNGAN DENGAN PUSAT, KASAT POLPP SIAP KOORDINASI KEMENDAGRI ATASI PENGAMEN DAN ANAK TERLANTAR

FOTO : Kasat POLPP, Salmun Rahman.

LOMBOK TIMUR, Bumigoramedia.com – Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menegaskan instruksi tegas kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tidak berjalan di tempat. Setiap lembaga diminta terus berinovasi dan memperkuat jaring koordinasi dengan pemerintah pusat guna memperoleh dukungan kebijakan maupun program yang lebih tepat sasaran bagi masyarakat.
 
Teguran ini berlaku pula bagi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lombok Timur yang menjadi garda terdepan penertiban dan ketertiban umum.
 
Merespons arahan tersebut, Kepala Satpol PP Lombok Timur, Salmun Rahman, menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk segera menindaklanjuti perintah tersebut. Hal ini disampaikan secara terbuka kepada awak media, Kamis (23/7/2026).
 
"Kami mencatat dan menyambut baik arahan Bapak Bupati. Sebagai bagian dari pemerintah daerah, kami tidak boleh diam. Segera kami akan menjalin koordinasi intensif dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait Program Peningkatan Pembinaan Pengamen Gepeng dan Anak Terlantar," ujar Salmun Rahman.
 
Lebih lanjut ia menjelaskan, pendekatan yang diambil bukan lagi sekadar penertiban fisik yang bersifat sesaat, melainkan pembinaan menyeluruh. Tujuannya agar tercipta suasana yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat kota, sekaligus memberikan jalan keluar bagi kelompok tersebut agar memiliki keterampilan dan masa depan yang lebih baik.
 
"Kami ingin penanganan ini memiliki payung kebijakan yang kuat dan terpadu. Bukan sekadar mengusir atau memindahkan, melainkan membina mereka agar lebih mandiri. Dengan dukungan dan arahan dari Kemendagri, langkah yang kami ambil akan lebih terarah dan berkelanjutan," tegasnya.
 
Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata keseriusan Satpol PP Lombok Timur dalam menjawab tantangan Bupati untuk lebih aktif, bergerak cepat, dan menyelaraskan program kerja daerah dengan kebijakan nasional. Harapannya, persoalan sosial di ruang publik dapat teratasi dengan cara yang manusiawi, beradab, dan mengedepankan kepentingan bersama.

"Jgn lupa Anak Punk dan Silver juga tdk luput dari perhatian dan akan kami bina." Pungkasnya. (01)
 
 
 

0 Komentar

© Copyright 2022 - BumigoraMedia