Breaking News

KELUARGA GERAM: OPERASI DITUNDA 4 KALI, RSUD SOEDJONO SELONG DIKLAIM ABAIKAN KESELAMATAN PASIEN

FOTO : Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Lombok Timur dan Pasiaen.

LOMBOK TIMUR, Bumigoramedia.com – 12 Juli 2026. Pelayanan di RSUD dr. R. Soedjono Selong kembali dipertanyakan dengan sangat serius. Sebuah keluarga harus menelan kekecewaan mendalam sekaligus kekhawatiran luar biasa, setelah jadwal operasi kerabat mereka yang menderita gangguan saluran empedu ditunda hingga empat kali berturut-turut tanpa penyelesaian yang jelas. Pasien bahkan terpaksa menjalani puasa berulang kali sia-sia, sementara waktu penanganan yang krusial terus terbuang percuma.
 
Berdasarkan kronologi yang diungkapkan keluarga yang berasal dari Desa Korleko, pasien sudah dirawat inap sejak Selasa lalu. Sejak hari pertama kedatangan, pasien sudah disiapkan dan mulai berpuasa dengan harapan operasi bisa berlangsung Rabu pagi. Namun harapan itu pupus seketika dengan alasan yang sangat mendasar: ketersediaan obat bius habis.
 
Keesokan harinya, Kamis, keluarga kembali diminta mempersiapkan pasien dan berpuasa lagi. Namun sekali lagi operasi dibatalkan. Ketika keluarga berani menegur langsung kepada Direktur Utama, sama sekali tidak ada tanggapan. Kepala Bagian terkait hanya berjanji "insya Allah besok Jumat pasti berjalan", namun janji itu pun terbukti manis di bibir saja—operasi batal lagi.
 
Puncak kekecewaan terjadi kemarin, Sabtu. Jadwal kembali dibatalkan dengan alasan yang makin menggelikan sekaligus mengkhawatirkan: tim anestesi dinilai tidak profesional dan waktu pelayanan operasi sudah habis. Akhirnya, tindakan medis yang seharusnya segera dilakukan demi keselamatan pasien, kini digeser hingga Rabu depan.
 
"Kakak kami sudah berpuasa malam demi malam, menunggu dengan penderitaan yang ia rasakan. Kami komplain tak didengar, janji hanya diucapkan lalu dilupakan. Apakah nyawa pasien dianggap remeh di sini? Apakah rumah sakit ini tidak memiliki kesiapan dasar untuk melayani pasien yang sudah datang?" tegas perwakilan keluarga yang sangat geram dan enggan di sebut namanya.
 
Keluhan ini menambah daftar panjang sorotan terhadap pelayanan RSUD Soedjono Selong sebagai pusat rujukan utama di Lombok Timur. Keterlambatan penanganan, alasan yang berubah-ubah, hingga sikap tertutup pihak manajemen dianggap bukti nyata pengabaian terhadap hak dan keselamatan pasien. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan maupun klarifikasi dari pihak rumah sakit. (01)

0 Komentar

© Copyright 2022 - BumigoraMedia