Breaking News

Tudingan Tak Bayar Zakat, Ketua DPRD Lombok Timur: BAZNAS Tidak Etis dan Tidak Adaptif

FOTO : Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lombok Timur.

LOMBOK TIMUR,Bumigoramedia.com – Polemik mencuat di tengah masyarakat menyusul beredarnya informasi yang menuduh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur tidak pernah membayar zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) setempat. Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Lombok Timur Yusri memberikan klarifikasi tegas dan melontarkan kritikan keras.
 
Yusri menegaskan bahwa kewajiban membayar zakat justru telah dilaksanakan secara konsisten sejak masa kepemimpinan Bupati Ali Bin Dachlan. Hal ini bahkan sudah menjadi kesepakatan dan kewajiban yang dijalankan seluruh anggota dewan sesuai aturan yang berlaku sejak lama.
 
"Soal zakat ini kan sudah sejak dulu, dari masa Bapak Ali BD menjabat sebagai Bupati kita sepakati soal zakat. Kenapa hari ini BAZNAS 'nyericot' ngomong di depan publik? Ini aneh," ujar Yusri saat dikonfirmasi awak media, Jumat (10/07/2026).
 
Ia menilai pernyataan yang disampaikan pihak BAZNAS sangat tidak etis, tidak profesional, dan kurang adaptif dalam menyikapi persoalan. Yusri kecewa karena hal yang seharusnya bisa dibicarakan baik-baik justru dilontarkan sembarangan di ruang publik.
 
"Gak usah asal ngomong. Kalau mau penjelasan atau ada hal yang perlu ditambahkan, ya tinggal dibincangkan, kita omongkan bersama dengan baik-baik," kesalnya.
 
Untuk meluruskan masalah dan mencegah berkembangnya kesalahpahaman di masyarakat, Ketua DPRD berencana memanggil Ketua BAZNAS Lombok Timur guna membahas duduk perkara ini secara tertutup.
 
Yusri berharap ke depannya BAZNAS dapat lebih bijak dan adaptif dalam menyikapi berbagai isu, sehingga tidak melontarkan pernyataan yang berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah publik. (01)
 
 
 

0 Komentar

© Copyright 2022 - BumigoraMedia