LOMBOKTIMUR.Bumigoramedia.com - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Timur, L Muliadi terus mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan akan cuaca ekstrim yang terjadi saat ini
Dijelaskan Muliadi, dalam dua hari terakhir, hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Kabupaten Lombok timur, mengakibatkan banyaknya pohon tumbang hingga menimpa rumah warga dan pasilitas sekolah.
Seperti halnya, Selasa, (20/01/2026), sebuah pohon kelapa milik warga Dasan baru Desa bagik payung selatan tumbang di terjang angin kencang yang mengakibatkan pisik bangunan sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Bagik Payung Selatan tertimpa atapnya.
"Ya ini baru tumbang pohon kelapanya akibat kencangnya angin ini. Untung saja tidak ada orang korban, cuman bangunan sekolah saja yang di hantam kena sedikit. Herannya saya kok bisa sampai akarnya ikut terbang naik menunggangi tembok sekolah," tutur Zulpan salah satu warga Desa setempat.
Dengan demikian, saat di komfirmasi, L Mulyadi mengarahkan kepada semua masyarakat agar tetap waspada dengan memangkas pepohonan yang ada di sekitar rumah, dan jalan raya agar terhindar dari extrimnya cuaca tersebut.
Masyarakat penting juga agar segera melaporkan kepada pihak dinas terkait seperti BPBD jika ada pohon tumbang ataupun pemangkasan pohon agar secepatnya di atensi langsung.
"Saya menghimbau masyarakat agar tetap waspada, segera melaporkan jika ada pohon besar yang tumbang dan pemangkasan sekiranya di perlukan bantuan, kami dari BPBD akan siap turun dan membantu masyarakat demi keamanan dan keselamatan," ucapnya saat di konfirmasi.
Diharapkan juga kepada seluruh kepala desa yang ada di lombok Timur agar membantu mempublish himbauan pemerintah daerah kepada masyarakat terhadap cuaca yang extrim ini agar masyarakat bisa memahami dampak cuaca ini.
"Kita meminta kepala desa yang ada agar mengimbau dan memberi tau masyarakat lewat Corong masjid dan musholla agar sesegera mungkin memangkas pohon pohon yang kiranya besar kemungkinan menjadi bencana yang dampaknya sangat buruk terhadap masyarakat. Cuaca ini tidak menentu, angin kencang harus di waspadai," imbuhnya.
Setidaknya lanjut Muliadi, sudah satu Minggu BPBD sudah melakukan himbauan melalui corong, melalui mobil serbanguna himbauan kepada semua masyarakat terutama terhadap potensi dampak cuaca extrim baik banjir luapan dan pohon tumbang di delapan kecamatan yang rawan bencana.
"Kami dari pihak BPBD sudah satu Minggu melakukan himbauan dengan memakai mobil serbaguna,terutama di wilayah yang rentan terdampak bencana," tandasnya. (01)
0 Komentar