Breaking News

Peringatan Isrok Mi'raj Sebagai momentum Kebersamaan Antara Pemerintah Dengan Masyarakat

Isra mi'raj merupakan salah satu peristiwa yang penting dalam agama Islam, yang mana merupakan peristiwa besar saat Nabi Muhammad SAW memperoleh berbagai pengalaman dan pengetahuan yang bermanfaat bagi dirinya umatnya serta alam semesta.

Pengertian dari isra sendiri adalah perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa sedangkan mi'raj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Aqsa menuju sidratul muntaha atau langit ketujuh.

Dalam perjalanan Isra Mi'raj ini mengisahkan bahwa perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam waktu satu malam. Peristiwa ini merupakan peristiwa penting bagi umat Islam Karena pada saat yang sama beliau mendapat perintah untuk menunaikan salat lima waktu dalam sehari semalam. Adapun perjalanan Rasulullah SAW saat Isra Mi'raj ini diabadikan dalam surat Al-Isra ayat  17.

Sekertais Daerah Kabupaten Lombok Timur HM Juaini Taofik Saat Menghadiri Acara Israk Mi'raj.

LOMBOK TIMUR.Bumigorediq.com – Momentum peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Kabupaten Lombok Timur berlangsung khusyuk melalui kegiatan pengajian tingkat kabupaten yang dilaksanakan di Masjid Agung Al-Mujahidin Selong, Rabu malam (14/1/2026). Acara ini menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam memperkuat nilai-nilai keislaman.


Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, hadir mewakili kepala daerah dan menyampaikan arah kebijakan pemerintah terkait penguatan sarana keagamaan. Ia menuturkan bahwa Masjid Agung Al-Mujahidin direncanakan menjadi pusat aktivitas ibadah dan sosial keumatan di wilayah perkotaan Selong.

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan dukungan anggaran sekitar Rp 10 miliar melalui APBD 2026 guna melakukan penataan dan peningkatan fasilitas masjid. Program tersebut diharapkan mampu menghadirkan suasana ibadah yang lebih nyaman sekaligus memperindah wajah masjid sebagai ikon religius daerah.

Ia menilai, dengan ribuan masjid dan mushalla yang tersebar di Lombok Timur, keberadaan masjid utama di pusat pemerintahan memiliki peran strategis sebagai rujukan kegiatan keagamaan. Oleh sebab itu, pemerintah membuka ruang dialog dan masukan dari masyarakat agar pengembangan masjid dapat berjalan sesuai aspirasi jamaah.

Sekda juga mengajak aparatur sipil negara untuk menjadikan peringatan Isra’ Mi’raj sebagai sarana introspeksi, khususnya dalam meningkatkan etika kerja, kejujuran, dan semangat melayani masyarakat berdasarkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW.

Pengajian tersebut diisi dengan ceramah oleh TGH. Muzayyin Shobri yang menyampaikan pesan-pesan spiritual tentang makna Isra’ Mi’raj. Ia menjelaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan perjalanan istimewa Rasulullah SAW yang sarat dengan ajaran tauhid dan kedekatan hamba dengan Allah SWT.

TGH. Muzayyin Shobri mengajak jamaah untuk memaknai bulan Rajab sebagai momentum memperbaiki kualitas ibadah, tidak hanya secara lahiriah, tetapi juga secara batiniah. Ia menekankan pentingnya rasa syukur atas nikmat kesehatan dan waktu luang yang sering terlewatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Acara peringatan Isra’ Mi’raj ini dihadiri unsur TNI-Polri, ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, serta pengurus dan jamaah Masjid Agung Al-Mujahidin Selong, dan ditutup dengan doa bersama.

0 Komentar

© Copyright 2022 - BumigoraMedia