LOMBOK TIMUR.Bumigoramedia.com - Dewan perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Timur kini mengambil langkah yang progresif dengan menginiseasi pembentukan peraturan daerah (PERDA) tentang kepariwisataan ùntuk mengakhiri kepariwisataan yang dinilainya saat ini cara pengelolaannya tidak jelas dan belum mampu memberikan dampak yang baik terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
"Inesiasi pembentukan perda ini upaya ùntuk mengakhiri tata kelola pariwisata yang kami nilai masih belum mampu memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah," terang ketua Dewan, Yusri pada Selasa, (06/01/2026).
Muhammad Yusri menambahkan bahwa dengan adanya perda sebagai payung hukum di daerah ini merupakan kebutuhan yang mendesak karena pariwisata khususnya di Lotim sangat besar namun tidak terkelola dengan baik.
"Pariwisata kita sangat luas bentangannya, dari ujung selatan keutara sangat bagus dan berpotensi. Tapi tidak terkelola dengan oftimal dan terintgritas," tambahnya.
Ia juga menyinggung serta mengakui potensi wisata di daerah kabupaten lombok timur sangat baik namun manajemen pengelolaannya masih di akui tidak sesuai harapan sehingga tak mampu memberikan dampak yang signifikan bagi pendapatan asli daerah.
Rendahnya pendapatan asli daerah lanjut Yusri khususnya dari pengelolaan pariwisata disebabkan oleh keterbatasan kewenangan daerah dalam mengelola objek - objek pariwisata yang sudah ada.
"Tentu salah satu kenapa pariwisata lemah dalam mencapai PAD adalah dikarenakan keterbatasannya kewenangan daerah kita dalam pengelolaan objek - objek wisata yang ada," tegasnya.
Diharapkan dengan Perda kepariwisataan ini kedepannya mampu mengubah pariwisata yang lebih baik dan bisa menepis stigma negatif kebijakan daerah yang kerap dinilai focus pada pungutan. Dengan demikian perda ini juga focus pada regulasi peningkatan kesejahteraan para pengelola wisata yang ada.
"Tidak hanya perda ini terfocus pada kesejahteraan pengelola wisata, namun memperkuat promosi lebih di utamakan serta menyusun roadmap pariwisata daerah yang berkelanjutan serta terukur dengan baik.," pungkasnya.
0 Komentar