Breaking News
Live
wb_sunny

Dukung Pemerintah, HM Djamaluddin Instrukiskan Pegawai Yayasan Divaksin

Dukung Pemerintah, HM Djamaluddin Instrukiskan Pegawai Yayasan Divaksin




Ketua YPH PPD NW Pancor, Ustadz Djamaluddin, BE, M.Kom.

LOTIM BumiGoraMedia.com - Minggu, (20/06/2021). Ikhtiar mendukung pemerintah dalam mencegah penyebaran covid-19, Yayasan Pendidikan Hamzanwadi Pondok
Pesantren Darunnahdlatain (YPHPPD) Nahdlatul Wathan Pancor menginstruksikan seluruh pimpinan lembaga pendidikan di bawah naungannya.

Ketua YPH PPD NW Pancor Ustadz HM Djamaluddin, BE, M.Kom mengatakan, surat ini sebagai bentuk tindaklanjuti surat edaran Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur No.
443/028/P3KL.1/KES/VI/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19.

"Kepada semua pimpinan lembaga dan satuan pendidikan dari tingkat TK sampai perguruan tinggi untuk mengintruksikan kepada semua ustadz/ustadzah, dosen, dan staf yang belum mendapatkan vaksinasi untuk mengikuti proses vaksinasi Covid-19," imbaunya.

Pelaksanaan vaksin, kata Ustadz HM Djamaluddin, berlangsung selama dua hari (Senin-Selasa, 28-29 Juni 2021), pukul 08.00-12.00 Wita di Gedung Birrul Walidain Pancor oleh petugas dari Satgas Pencegahan Covid-19 Kabupaten Lombok Timur.

Hal itu dilakukan agar proses pendidikan dalam bentuk pembelajaran langsung pada tahun pembelajaran baru mendatang di masing-masing satuan pendidikan dan perguruan tinggi, kecuali terdapatbalasan-alasan medis yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter.

 "Untuk dimaklumi, sertifikat yang telah mendapatkan vaksinasi covid-19 akan dijadikan rujukan/syarat melaksanakan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di tahun ajaran baru 2021 atau 2022," paparnya.

Ia menegaskan, setiap pimpinan lembaga dan satuan pendidikan wajib menyampaikan laporan tentang data ustadz/ustadzah/dosen/staf yang sudah dan belum mendapatkan sertifikat vaksinasi tahap 1 dan 2 lengkap dengan alasannya. (BM)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Tag Terpopuler