FOTO : Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok Timur H.Hadi Fathurrahman.
LOMBOK TIMUR, Bumigoramedia.com – Harga kebutuhan bahan pokok di Kabupaten Lombok Timur secara umum terpantau tetap stabil dan terkendali hingga awal Agustus 2026. Dari seluruh komoditas yang dipantau, hanya kelompok cabai yang mengalami kenaikan harga rata-rata sekitar 10 persen dibandingkan pekan sebelumnya. Meski kondisi harga dinilai aman, Pemerintah Daerah melalui Dinas Perdagangan bersama seluruh Camat dan jaringan kemitraan Vamvion tetap rutin menggelar pasar murah guna menjaga kestabilan harga sekaligus meringankan beban masyarakat.
Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok Timur, H. Hadi Pathurrahman, saat merilis hasil pemantauan harga dan ketersediaan barang di pasar-pasar daerah, Senin (03/08/2026).
"Secara keseluruhan harga sembako dan kebutuhan pokok lain masih dalam posisi aman dan tidak ada lonjakan yang mengkhawatirkan. Namun kami mencatat kenaikan pada cabai merah maupun cabai rawit rata-rata sekitar 10 persen. Kenaikan ini wajar karena pengaruh musim kemarau dan penyesuaian pasokan dari daerah penghasil, namun tetap kami awasi dengan ketat," ujarnya.
Dijelaskan, kenaikan harga cabai terjadi lantaran berkurangnya hasil panen petani seiring peralihan musim, namun stok secara keseluruhan dipastikan masih aman dan mencukupi. Sementara itu, komoditas strategis lainnya seperti beras berbagai kualitas, gula pasir, minyak goreng, telur, daging, serta bawang merah dan putih tetap bertahan stabil tanpa perubahan harga yang signifikan.
Meski kondisi terkendali, Hadi menegaskan pihaknya tidak lengah. Bersama seluruh Camat di setiap kecamatan dan mitra jaringan Camvion, operasi pasar murah akan terus digelar secara berkala hingga ke pelosok desa. Langkah ini ditempuh agar masyarakat tetap bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus meredam potensi lonjakan harga yang tidak diinginkan.
"Kami tidak menunggu harga melonjak baru bertindak. Bersama Camat dan mitra Vamvion, pasar murah terus kita gerakkan agar harga tetap terjaga dan masyarakat terbantu. Ketersediaan barang juga kami pastikan aman dan tidak ada kelangkaan," tegasnya.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, berbelanja sesuai kebutuhan, dan melaporkan jika ditemukan kecurangan atau harga yang tidak wajar di lapangan. Seluruh pemantauan dan langkah pengendalian akan terus diperkuat bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah demi menjaga stabilitas ekonomi warga. Demikian Kadis Hadi Fathurrahman. (01)
0 Komentar