Breaking News

2026, Pemda Lombok Timur Mulai Focus Pada Pelaksanaan Program dan Kegiatan

Bupati Lombok Timur H.Hairul Warisin.

LOMBOK TIMUR.Bumigoramedia.com - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mulai memfokuskan langkah pada pelaksanaan program dan kegiatan Tahun Anggaran 2026 melalui Rapat Koordinasi yang digelar di Pendopo Bupati Lombok Timur, Rabu (14/1/2025). Forum ini menjadi sarana evaluasi sekaligus penguatan komitmen seluruh perangkat daerah agar pelaksanaan APBD berjalan lebih terarah sejak awal tahun.


Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, dalam arahannya menegaskan bahwa kualitas perencanaan harus diikuti dengan kecepatan eksekusi. Ia meminta seluruh OPD segera merealisasikan kegiatan yang sudah memiliki kejelasan perencanaan dan anggaran, tanpa menunggu pertengahan atau akhir tahun. Menurutnya, keterlambatan pelaksanaan hanya akan berdampak pada efektivitas program dan kualitas hasil pembangunan.


Bupati juga menyinggung capaian kinerja keuangan daerah pada tahun anggaran sebelumnya yang dinilai cukup solid. Realisasi pendapatan dan belanja daerah menunjukkan tren positif, menandakan semakin membaiknya tata kelola keuangan daerah. Meski demikian, ia mengingatkan agar keberhasilan tersebut dijadikan pijakan untuk meningkatkan kinerja, bukan sebagai alasan untuk menurunkan standar kerja.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa kepala OPD memiliki tanggung jawab penuh sebagai pengguna anggaran. Ia menekankan pentingnya pengendalian kegiatan sejak tahap awal, khususnya pada proyek fisik, agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan di akhir tahun yang berpotensi menimbulkan persoalan administratif maupun teknis.


Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyelesaikan seluruh persiapan pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026. Ia menjelaskan bahwa payung hukum pelaksanaan anggaran telah ditetapkan dan seluruh perangkat daerah telah memiliki dasar yang jelas untuk menjalankan program masing-masing.


Sekda mengungkapkan bahwa kinerja anggaran tahun sebelumnya menjadi modal penting bagi pelaksanaan anggaran tahun 2026. Pendapatan daerah tercatat melampaui target, belanja daerah hampir terealisasi secara optimal, dan pendapatan asli daerah mencapai angka tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir. Capaian tersebut, menurutnya, mencerminkan meningkatnya kesadaran OPD dalam mengelola dan mengoptimalkan sumber pendapatan daerah.


Selain aspek regulasi dan kinerja keuangan, Sekda juga menekankan kesiapan teknis, termasuk penyusunan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), penetapan pengguna dan kuasa pengguna anggaran, serta kesiapan sistem pengadaan barang dan jasa. Ia mengingatkan seluruh OPD untuk memahami dan menerapkan aturan terbaru pengadaan pemerintah agar proses pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai ketentuan hukum.


Sekda turut mengingatkan pentingnya pemahaman mekanisme pencairan anggaran melalui berbagai skema yang tersedia, agar pelaksanaan program tidak terhambat oleh persoalan administratif. Ia juga memberikan apresiasi kepada OPD yang mampu mencatatkan kinerja pendapatan terbaik, sekaligus mendorong OPD lain untuk meningkatkan kontribusinya di tahun 2026.


Rapat koordinasi yang dihadiri pejabat eselon II dan III tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antarperangkat daerah. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menargetkan pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan lebih efisien, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan serta pelayanan publik.


0 Komentar

© Copyright 2022 - BumigoraMedia