. FOTO: Istimewa.
LOMBOK TIMUR Bumigoramedia.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, menyampaikan bahwa memulai usaha saat ini relatif lebih mudah dibandingkan sebelumnya.
Selain membutuhkan tekad dan pengetahuan, akses permodalan juga semakin terbuka bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Hal tersebut disampaikan Sekda saat membuka kegiatan Kelas Kewirausahaan yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Masbagik, di Kantor Desa Paokmotong, Kecamatan Masbagik Ahad 21 Desember 2025.
Menurut Juaini Taofik, salah satu kemudahan permodalan yang dapat dimanfaatkan masyarakat adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang tersedia melalui bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Skema pembiayaan tersebut dinilai sangat membantu masyarakat yang ingin memulai maupun mengembangkan usaha.
Meski demikian, Sekda mengakui bahwa Pemerintah Daerah Lombok Timur belum mampu memberikan bantuan kepada seluruh UMKM yang ada. Pada tahun ini, Pemda baru dapat menyalurkan bantuan kepada sekitar 31 ribu UMKM.
“Kami memang belum bisa membantu semuanya. Namun kami percaya, UMKM yang sukses justru lebih banyak lahir dari kemandirian, memiliki tekad kuat, dan mampu mengakses informasi,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga memuji keuletan dan semangat masyarakat Masbagik dalam dunia usaha.
Sekda berharap, kegiatan kelas kewirausahaan ini dapat semakin memperkuat budaya berwirausaha di wilayah tersebut.
Bertepatan dengan masuknya 1 Rajab, yang merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam, Sekda berharap kegiatan ini membawa keberkahan dan mampu mendorong UMKM lokal untuk naik kelas.
0 Komentar