Breaking News
Live
wb_sunny

Respon Harga BBM Dinaikkan, Syamsul Luthfi : Sebaiknya Pemerintah Bergegas !

Respon Harga BBM Dinaikkan, Syamsul Luthfi : Sebaiknya Pemerintah Bergegas !

H.M. Syamsul Luthfi, S.E.,M.Si, Anggota DPR-RI Dapil Dua Pulau Lombok.

NTB.Bumigoramedia.com - Dengan segala pertimbangan, Pemerintah resmi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertanggal 3 September ini, Namun dengan demikian, Pemerintah pusat dengan upaya penguatan ketahanan daya beli masyarakat, telah menyiapkan bantuan sebesar Rp.600 ribu yang sasarannya adalah untuk masyarakat kurang mampu dan pekerja dengan penghasilan di bawah 3,5 juta per bulan.

Merespon hal tersebut, Anggota Komisi X DPR RI Dapil Pulau Lombok, HM Syamsul Luthfi saat di konfirmasi media ini meminta agar pemerintah segera merealisasikan bantuan yang telah menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat di tengah hantaman BBM yang naik harga saat ini.

"Ada baiknya bantuan ini supaya segera disalurkan, guna menjaga stabilitas perekonomian (Daya beli) masyarakat," tegasnya, (05/09/2022).

Tak hanya itu saja, Syamsul Luthfi yang juga kakak kandung dari TGB Zainul Majdi ini juga mendorong Kementrian terkait untuk secepatnya menyelesaikan alur, regulasi penyaluran serta target sasaran bantuan tersebut.

"Kalau bisa sesegera mungkin, kenapa musti di tunda-tunda..?," Pintanya.

Legislator Senayan dari Komisi X DPR RI yang membidangi sektor Pendidikan, Riset, Olah Raga dan Kepariwisataan, ini menegaskan, agar sasaran bantuan ini tentu di perluas, mengingat banyaknya pekerja-pekerja informal seperti Guide, Penjual Oleh-oleh keliling hingga para penyedia jasa sewa motor turis atau wisatawan yang terbilang layak mendapatkannya namun tidak terdata dengan baik.

"Kalau mengacu dari segi penghasilan, Jelas mereka layak dapat, namun karna informal, mereka akan sulit terdata. Dan itu adalah PR bagi pemerintah, guna memberikan kepastian bahwa sektor pariwisata tidak di anak tirikan dalam keadaan hari ini," Sorotnya.

Cucu Pahlawan Nasional itupun turut berharap agar sektor pariwisata ini di rawat dan dijaga dengan baik agar tidak kembali terpuruk.

"2 Tahun Pandemi Covid-19 sudah membuat sektor Pariwisata terpukul, jadi untuk itu saya minta kementerian terkait memperhatikan betul pekerja informal hingga UMKM-UMKM sektor pariwisata ini," tandasnya. (BM-YS)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Tag Terpopuler