Breaking News

Kades Bagik Payung Timur Minta Penambahan Dana Desa

Kepala Desa Bagik Payung Timur, Lalu Darmawan, Saat di Wawancarai Media.

LOMBOKTIMUR,Bumigoramedia.com - Kepala Desa (Kades) Desa Bagik Payung Timur sudah menyerahkan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) terhadap Pemerintah Daerah. Namun ada sedikit kekeliruan yang harus di lengkapi sehingga di panggil untuk melengkapi oleh Dinas terkait.

Kades yang terlihat masih muda dan polos ini memaparkan dirinya menjabat selaku Kades masih kurang lebih satu tahun dan masih banyak kekurangan dimilikinya hingga butuh saran dan yang sipatnya membangun demi terciptanya Desa yang maju tidak tertinggal oleh Desa-desa yang lain.

"Sya Kades baru, masih kurang lebih satu tahun. Kalo soal LPJ Desa saya sudah selesai hanya saja ada sedikit kekeliruan yang di perbaiki," tutur Lalu Darmawan, pada media ini di kantor Dinas PMD Kabupaten Lombok Timur.

Sebagai pemimpin di Desanya, Lalu Darmawan mengharapkan adanya penambahan anggaran Dana Desa (DD) dari pemerintah Daerah, pasalnya Desa yang di pimpinnya masih banyak membutuhkan pendanaan untuk membangun Desanya agar lebih maju lagi.

"Saya meminta supaya pemerintah Daerah bisa menambah anggaran dana Desa saya. Cukup banyak yang harus kami lakukan karna banyaknya permintaan dari masyarakat pula," ujarnya sembari berharap.

Selain itu, dirinya dalam mengemban tugas selaku Kades akan berusaha untuk terbuka dan mengedepankan transparansi terhadap Public. Dengan terbuka dan transparan terhadap puplic atau warga diyaqinininya bahwa kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinannya semakin baik.

"Kenapa harus tertutup-tutup. Sebagai pimpinan masyarakat jika mau di hargai ya, harus terbuka dan transparan. Itu intinya dalam bermasyarakat. Dan insya Allah saya terus berupaya untuk memberikan yang terbaik terhadap masyarakat saya," tambahnya.

Ia berharap pendanaan untuk termin ke dua (2) ini segera di cairkan oleh Pemerintah Daerah dikarenakan masih banyak yang harus dikerjakan terutama dalam pembangunan Desa Bagik Payung Timur.

"Termin kedua belum cair meski sudah pertengahan tahun, makanya banyak pekerjaan yang terganggu, sangat terganggu seharunya sudah dicairkan," pungkasnya. (BM)

0 Komentar

© Copyright 2022 - BumigoraMedia