Breaking News

Lautan Demonstran Gerakan Ahlussunnah Waljamaah Mengepung Kantor Bupati, Orator: Adili Mizan Seberat-Beratnya

Tampak Para Demonstran di Depan Kantor Bupati Lombok Timur.

LOMBOKTIMUR, Bumigoramedia.com - Giliran lautan Demonstrasi Gerakan Ahlussunnah Waljamaah (ASWAJA) kali ini mengepung Kantor Bupati Lombok Timur, hal itu buntut dari isi ceramah pimpinan As-Sunnah Bagik Nyaka Kecamatan Aikmel yang dinilai menyinggung makam leluhur, kali ini giliran masyarakat yang tergabung dalam Ahlussunnah Wal Jamaah mendesak penegak hukum dan Pemerintah Daerah mengadili Mizan Qudsiyyah, Kamis (06/01/022).
Suasana Aksi Ketua Umum Pusat Pemuda NWDI, Dr. M. Halqi.

Ketua Umum Pemuda NWDI Pusat, Dr. Halqi, meminta penegak hukum maupun Pemerintah Daerah Mengadili Mizan Qudisyah agar diadili seberat-beratnya, mengingat isi ceramahnya yang mengusik hati seluruh masyarakat. 

"Adili Mizan Qudsiyyah seadil-adilnya,"jelasnya.

Tak sampai disitu, masyarakat juga meneriakkan agar paham wahabi yang ada di Lombok Timur diusir dari Gumi Selaparang, mengingat aktivitasnya maupun ajarannya selama ini meresahkan. 

"Tak hanya Mizan Diadili, usir Wahabi dari Lombok Timur," teriak Masyarakat dengan lantang.

Lanjut Halqi, Isi ceramah Mizan Qudsiyyah juga dinilai membuat perpecahan di tengah Masyarakat, dengan begitu Mizan Qudisyah sangat layak di Penjara, APH juga jangan hanya mengeluarkan jargon saja, segera tangkap dia bersama antek-anteknya. 

"Tangkap Mizan dengan antek-anteknya,"pintanya.
Masyarakat Desa Mamben Saat Berjalan Menuju Kantor Bupati.

Sementara TGH Zaidi Ahmad yang merupakan perwakilan Masyarakat Mamben Kecamatan Pringgabaya menyebutkan aksi hari ini murni digerakkan oleh Allah SWT, Jangan sampai Mizan tersebut hanya diamankan, akan tetapi berantas sampai ke akar-akarnya, mengingat Karena kalau tidak dituntaskan, akan permasalahan tersebut ke seluruh pulau Lombok bahkan berimbas ke Nasional. 

"Jangan Hanya Mizan yang diamankan, Antek-anteknya juga,"paparnya.

Lebih lanjut Zahidi menjelaskan, Selama ini pengajian Sunnah ini hanya mengkafirkan orang saja. Sehingga Kunci ketentraman Lombok Timur adalah dengan mengusir wahabi.  harus diusir. 

"Kunci ketentraman Lombok adalah dengan mengusir wahabi,"tandasnya.

Lebih jauh Zaidi, Dirinya juga mendesak Pemerintah Daerah agar segera Membuat perda untuk menghentikan kegiatan wahabi. Sebelum berdampak kepada generasi muda yang akan datang. 

"Pemda harus mengeluarkan Perda untuk menghentikan aktivitas wahabi,"tutupnya.
(BM-gl)

0 Komentar

© Copyright 2022 - BumigoraMedia