Breaking News
Live
wb_sunny

Kembali DIKBUD Lotim TUTUP Proses Belajar Mengajar di Semua Jenjang Pendidikan

Kembali DIKBUD Lotim TUTUP Proses Belajar Mengajar di Semua Jenjang Pendidikan

Virus Corona tak terbantahkan amukannya semakin menggila walao tak nampak penyebarannya, hingga dampaknya pun berimbas kedunia pendidikan. Melalui surat edaran, mulai hari Jumat semua sekolah harus di tutup kembali dengan terpaksa demi keselamatan guru dan peserta didik.

LOTIM BumiGoraMedia.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lombok Timur kembali menutup atau menghentikan sementara Kegiatan proses Belajar-Mengajar di semua jenjang Pendidikan. 

Penghentian KBM sementara itu tertuang dalam Surat Dikbud Lotim Nomor: 800/260/Dikbud I/2021 tentang Penghentian Pembelajaran Tatap Muka.

Surat yang dikirim tanggal 5 Agustus 2021 itu berisi permintaan kepada pihak sekolah di semua jenjang untuk menghentikan sementara proses belajar tatap muka mulai Jum'at besok, 6 Agustus 2021 sampai batas waktu yang tidak ditentukan. 

Kepala Dikbud Lotim, Achmad Dewanto Hadi mengatakan, keputusan itu sesuai dengan hasil koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kabupaten untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Sekolah, mengingat laju perkembangan Covid-19 di Lotim yang mengalami peningkatan.

"Tadi pagi kami dipanggil pak Sekda bersama Kadikes rapat soal perkembagan kasus covid di hari-hati terakhir ini, ada beberapa Guru dan Siswa kita yang terpapar," jawabnya via Whatsapp saat dikonfirmasi pertimbangan Dikbud Lotim kembali menghentikan KBM tatap muka. Kamis, 05/08/2021.

Hingga sejauh ini, kata Dewanto, sudah ada Tujuh  Sekolah yang sudah ditutup lantaran adanya orang yang terkonfirmasi positif di sana. "Makanya, dengan seijin Bapak Bupati kami lakukan BDR (Belajar Dari Rumah) kembali," imbuhnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, Dr. H. Pathurrahman menambahkan bahwa memang kasus Covid-19 di Lombok Timur sedikit mengalami peningkatan. 

Mengenai penghentian KBM sementara itu, kata dia, itu dilakukan semata-mata untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus di sekolah. 

"Itu sebagai langkah preventif saja supaya tidak mengalami lonjakan," ucapnya seraya menyebutkan bahwa kurang lebih ada tujuh orang warga Sekolah yang terkonfirmasi positif Corona. 

Berdasarkan data infografis penyebaran virus corona tanggal 4 Agustus kemarin, diketahui bahwa jumlah pasien  positif Corona di Lotim ialah sebanyak 1937 orang dengan rincian, 1786 orang sudah sembuh, 103 orang masih isolasi dan 48 orang meninggal dunia.(BM)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Tag Terpopuler