FOTO : Bupati Lombok Timur, H.Muhammad Khairul Wsrisin.
LOMBOK TIMUR,Bumigoramedua.com - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur kembali melakukan penyegaran struktur birokrasi demi mempercepat capaian target pembangunan dan meningkatkan mutu pelayanan publik. Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 155 pejabat yang terdiri dari Eselon III (Pejabat Administrator) dan Eselon IV (Pejabat Pengawas), serta 3 Kepala Puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini berlangsung di Pendopo Bupati, Jumat (16/10).
Menyinggung berbagai tantangan daerah, Bupati menyoroti kompleksitas persoalan yang masih dihadapi, termasuk keluhan masyarakat di media sosial terkait pelayanan birokrasi yang belum maksimal. Salah satu poin yang ditegaskan Bupati adalah mengenai pelayanan kesehatan dan kepesertaan BPJS Kesehatan.
Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Timur telah mengalokasikan anggaran cukup besar yang mencapai tak kurang dari Rp 143 miliar, untuk menjamin kepesertaan BPJS Kesehatan masyarakat. Karena itu, Bupati sangat menyayangkan apabila masih ada masyarakat, khususnya yang membawa Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari desa, justru dipersulit atau dipertanyakan hak pelayanannya.
"Masyarakat pemegang BPJS itu tidak berobat secara gratis, mereka dibayar oleh pemerintah. Oleh sebab itu, tenaga kesehatan di puskesmas maupun rumah sakit jangan pernah mengesampingkan pelayanan bagi pasien BPJS. Pasien yang masuk ke UGD membutuhkan pertolongan segera, prioritaskan penanganan medis terlebih dahulu, baru kemudian urusan administrasi ditangani," tegasnya.
0 Komentar