Breaking News

AHMAD AMRULLAH KAWAL PERBAIKAN JALAN RUMBUK–PADAMARA, DIANGGARKAN Rp5,6 MILIAR DIMULAI NOVEMBER

FOTO : Ahmad Amrullah, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lombok Timur.

LOMBOK TIMUR, Bumigoramedia.com — Kabar gembira bagi masyarakat pengguna Jalan Rumbuk–Padamara. Perbaikan jalur vital ini dipastikan masuk dalam APBD Perubahan Kabupaten Lombok Timur Tahun Anggaran 2026 dengan alokasi anggaran sebesar Rp5,6 miliar. Pengerjaan direncanakan dimulai November dan ditargetkan selesai pada akhir Desember 2026.
 
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Lombok Timur, Ahmad Amrullah, menyampaikan saat ini proses persiapan dokumen lelang sedang berjalan, sebagai langkah awal sebelum pelaksanaan pekerjaan fisik di lapangan.
 
"Saat ini sedang proses persiapan dokumen lelang dan insyaallah akan dikerjakan pada bulan November sampai dengan akhir Desember," ujarnya.
 
Politisi yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lombok Timur itu menjelaskan, alokasi anggaran ini merupakan jawaban atas aspirasi masyarakat yang telah disampaikan sejak lama. Kondisi jalan yang memburuk terus menjadi keluhan warga, sehingga perjuangan untuk memasukkannya ke dalam kebijakan anggaran menjadi prioritas.
 
"Ini berangkat dari situasi di lapangan dan keluhan masyarakat yang sudah cukup lama. Aspirasi itu harus kita perjuangkan agar bisa ditindaklanjuti melalui kebijakan anggaran. Alhamdulillah, melalui APBD Perubahan tahun ini, perbaikan Jalan Rumbuk–Padamara mendapatkan alokasi anggaran Rp5,6 miliar," ungkap Ahmad.
 
Ia menegaskan, memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat adalah tanggung jawab utama sebagai wakil rakyat, sekaligus amanat partai agar kehadiran di lembaga legislatif benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.
 
Jalan Rumbuk–Padamara bukan sekadar penghubung antarwilayah, melainkan urat nadi perekonomian warga setempat. Jalan yang baik akan memperlancar distribusi hasil pertanian dan barang dagangan, menurunkan biaya transportasi, serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan berkendara. Sebaliknya, kondisi jalan yang rusak selama ini telah membebani masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.
 
"Jalan ini memiliki fungsi penting bagi masyarakat. Ketika akses jalan baik, aktivitas ekonomi menjadi lebih lancar, distribusi hasil usaha masyarakat lebih mudah, dan mobilitas warga juga semakin nyaman. Jadi, perbaikan ini bukan semata-mata membangun fisik jalan, tetapi juga mendukung pergerakan ekonomi masyarakat," jelasnya.
 
Selain manfaat ekonomi, perbaikan ini juga diharapkan mampu menurunkan angka risiko kecelakaan yang kerap terjadi akibat kondisi jalan yang tidak layak. Ahmad berharap proses lelang berjalan lancar dan pekerjaan dapat dimulai tepat waktu pada November nanti, serta dituntaskan sesuai target akhir Desember dengan kualitas yang dapat diandalkan dalam jangka panjang.
 
"Kita berharap prosesnya berjalan lancar, pekerjaan bisa dimulai November dan dituntaskan sesuai target pada akhir Desember. Yang tidak kalah penting, kualitas pekerjaan harus dijaga agar jalan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang," pungkasnya.
 
 
 
✅ Pilihan 2
 
MASYARAKAT TAK LAGI MENUNGGU: JALAN RUMBUK–PADAMARA AKHIRNYA DIPERBAIKI DENGAN ANGGARAN Rp5,6 MILIAR
 
LOMBOK TIMUR, Bumigoramedia.com — Setelah sekian lama menjadi keluhan warga, Jalan Rumbuk–Padamara akhirnya akan mendapatkan perbaikan serius. Melalui APBD Perubahan Tahun 2026, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,6 miliar untuk memperbaiki jalur strategis ini. Pengerjaan dijadwalkan dimulai November dan rampung pada akhir Desember 2026.
 
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Lombok Timur, Ahmad Amrullah, memastikan proses administrasi sedang berjalan dan pekerjaan fisik akan segera terlaksana.
 
"Saat ini sedang proses persiapan dokumen lelang dan insyaallah akan dikerjakan pada bulan November sampai dengan akhir Desember," kata Ahmad Amrullah.
 
Perjuangan mewujudkan perbaikan jalan ini tidaklah instan. Aspirasi warga telah disampaikan sejak lama, dan upaya terus dilakukan agar kebutuhan mendasar ini mendapat tempat dalam kebijakan anggaran daerah.
 
"Ini berangkat dari situasi di lapangan dan keluhan masyarakat yang sudah cukup lama. Aspirasi itu harus kita perjuangkan agar bisa ditindaklanjuti melalui kebijakan anggaran. Alhamdulillah, melalui APBD Perubahan tahun ini, perbaikan Jalan Rumbuk–Padamara mendapatkan alokasi anggaran Rp5,6 miliar," ucapnya penuh syukur.
 
Bagi Ahmad, kehadirannya di lembaga legislatif harus membawa dampak nyata bagi masyarakat. Ini bukan sekadar janji kampanye, melainkan amanat yang harus dipertanggungjawabkan.
 
"Memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat adalah bagian dari tanggung jawab sebagai wakil rakyat. Ini juga merupakan perintah dan amanat partai, agar keberadaan kami di lembaga legislatif benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tegasnya.
 
Jalan Rumbuk–Padamara memiliki peran vital. Bukan hanya sebagai penghubung desa, tetapi akses utama yang dilalui warga untuk mengirim hasil pertanian ke pasar, mengantar anak sekolah, dan menuju fasilitas kesehatan. Kerusakan jalan selama ini menghambat pergerakan, menaikkan biaya transportasi, dan membahayakan pengendara.
 
"Ketika akses jalan baik, aktivitas ekonomi menjadi lebih lancar, distribusi hasil usaha masyarakat lebih mudah, dan mobilitas warga juga semakin nyaman. Jadi, perbaikan ini bukan semata-mata membangun fisik jalan, tetapi juga mendukung pergerakan ekonomi masyarakat," terangnya.
 
Ahmad berpesan agar pelaksanaan pekerjaan nanti tidak hanya mengejar target selesai, tetapi juga menjaga kualitas agar jalan awet dan bermanfaat dalam jangka panjang. Masyarakat pun diharapkan ikut mengawal pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
 
"Kita berharap prosesnya berjalan lancar, pekerjaan bisa dimulai November dan dituntaskan sesuai target pada akhir Desember. Yang tidak kalah penting, kualitas pekerjaan harus dijaga agar jalan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang," pungkasnya.
 
 
 

0 Komentar

© Copyright 2022 - BumigoraMedia