LOMBOK TIMUR.Bumigoramedia.com - Sekertaris Daerah Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun ke-1 Gerakan Pemuda Selatan (GPS). Kegiatan yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim dan lansia di Dusun Teluk Dalem, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru tersebut bee langsung Sabtu (17/1)."
Sekda dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada para pemuda yang tergabung dalam GPS karena dinilai mampu menghimpun seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama hingga tokoh masyarakat, untuk bergerak memajukan daerah.
Merujuk Quran Surat Al-Hujarat ayat 13 tentang keberagaman manusia, Sekda mengingatkan bahwa perintah untuk saling mengenal (lita'arafu) bukan sekadar mengenal nama, melainkan memahami potensi, kekurangan, dan solusi atas masalah bersama. Dengan demikian masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton di tengah kemajuan.
Hal itu dikaitkan pula dengan Dana Desa yang dlharus dapat dimanfaatkan untuk penyediaan layanan dasar yang membuat masyarakat nyaman.
"Fungsi Dana Desa itu satu: membuat masyarakat betah tinggal di desanya. Artinya, jalannya bagus, airnya ada, listriknya tersedia, dan yang paling penting adalah ketenangan serta saling menghargai antar masyarakat. Jika masyarakat sudah betah, kemajuan desa akan mengikuti secara alami," jelasnya.
Sekda juga mengabarkan rencana strategis Pemerintah Kabupaten bersama Universitas Mataram untuk membangun laboratorium rumput laut berskala internasional hasil kerja sama Unram dengan Jepang. Selain itu akan dibangun pula - klinik dokter spesialis di wilayah Ekas untuk mengurangi beban biaya transportasi kesehatan masyarakat pesisir Selatan.
Sekda juga mengingatkan para Kepala Desa untuk memprioritaskan pelayanan administrasi kependudukan (KTP online) sebagai pintu masuk akses bantuan sosial dan BPJS.
Sementara kepada GPS Sekda mengingatkan bijak dalam mengelola keuangan, berkaca pada pengalaman masa lalu saat harga komoditas rumput laut tinggi namun masyarakat tidak menabung untuk masa depan.
"Mari kita terapkan semangat Yassiru wala tu’assiru—mudahkanlah urusan orang lain dan jangan dipersulit. Baik pemerintah kepada warga, maupun antar sesama tetangga. Itulah kunci hidup sejahtera," tutup Sekda
Selain anggota GPS, acara tersebut dihadiri oleh Camat Jerowaru, Kepala Desa Sekaroh, tokoh agama.
0 Komentar