Breaking News

Sistim Baru, Ribuan CPMI Sudah Terdaftar Pada Sisko Disnakertans Lotim

R. Bambang Duwi Minardi, Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Kabupaten Lombok Timur.

LOMBOKTIMUR.Bumigoramedia.com - Jumlah Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) awal tahun 2023 tembus mencapai angka dua (2) ribu lebih, hal itu ini diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lombok Timur (Disnakertans Lotim) melalui Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja, R Bambang Dwi Minardi. Kamis, (23/02/2023).

Bambang menyebut pada bulan januari 2023 ini pendaftar CPMI yang sudah masuk di Sistem Komputer (Sisko) Disnakertans sudah mencapai 2 ribu orang lebih.

"Per januari kemarin, angkanya mencapai dua ribu lima ratus tiga puluh satu (2531) orang CPMI, itu yang sudah masuk di Sisko kami," jelas Bambang saat di temui media ini di ruang kerjanya.

Sedangkan untuk bulan februari ini lanjut dia, Kementrian Tenaga Kerja sedang melakukan peralihan sistem, dimana dari tanggal 17 februari, CPMI tidak lagi mendaftar secara manual, melainkan melalui aplikasi Siap Kerja.

"Sekarang sudah ada aplikasi Siap Kerja, itu disiapkan oleh Kementrian langaung, dan per tanggal 17 kemarin sudah resmi di terapkan penggunaannya, jadi sekarang mendaftar itu bisa dari rumah," papar Bambang.

Dengan demikian, semenjak diberlakukan sistim tersebut, maka tidak ada lagi di temukan CPMI yang mengajukan pendaftaran secara manual dengan datang membawa berkas ke kantor Disnakertans Lotim, dimana para CPMI melakukan pendaftaran melalui aplikasi yang disiapkan tersebut.

Aplikasi ini khusus diterbitkan kementrian guna untuk mempermudah para CPMI pada saat melakukan registrasi saat ingin menjadi CPMI ke luar negeri.

"Dari tanggal 17 Februari kemarin, sudah tidak ada para CPMI yang datang ke kantor untuk registrasi, karena sudah disediakan aplikasi Siap Kerja bagi para CPMI," sambung dia.

Masih Bambang, pihaknya sedang mengatur jadwal untuk melakukan sosialisasi terkait penggunaan aplikasi Siap Kerja itu agar nantinya para CPMI tidak kebingungan ketika mau mendaftar.

"Kita sudah buat jadwal, pertama akan kita sosialisasikan ini ke para Perusahaan yang merekrut para CPMI, setelah itu baru kepada para Pemerintah Desa (Pemdes), agar semua masyarakat yang ingin menjadi CPMI tahu aplikasi dan regulasi ini," Tutupnya. (pan)

0 Komentar

© Copyright 2022 - BumigoraMedia