LOMBOK TIMUR, Bumigoramedia.com — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur menghadirkan harapan baru bagi kesejahteraan masyarakat melalui dua program unggulan sekaligus: Program Zakat Kemandirian Usaha Produktif (Z-KUP) serta Program MAHYANI atau Rumah Layak Huni. Kedua program ini dirancang menyentuh langsung kebutuhan dasar dan kemajuan ekonomi warga, dan akan diupayakan merata di seluruh kecamatan di Kabupaten Lombok Timur.
Z-KUP hadir berbeda dari bantuan yang bersifat sesaat. Program ini bertujuan mengangkat derajat mustahik dari ketergantungan menuju kemandirian yang kokoh dan berkelanjutan. Bantuan yang diberikan berupa modal usaha, sarana produksi, pelatihan keterampilan, serta pendampingan berkelanjutan hingga usaha tersebut benar-benar berjalan dan menghasilkan. Mulai dari usaha dagang, pertanian, kerajinan, hingga jasa — semua potensi warga akan dibina agar tumbuh menjadi sumber penghasilan yang stabil.
Sekretaris BAZNAS Kabupaten Lombok Timur, Nurul Hadi, menyampaikan hal tersebut saat mendampingi jajaran BAZNAS Provinsi NTB yang akrab disapa Muhyi, pada Kamis (24/09/2026). Menurutnya, dana zakat tidak hanya disalurkan untuk kebutuhan mendesak, melainkan diinvestasikan pada kemampuan warga agar mampu berdiri sendiri.
"Kami tidak ingin saudara-saudara kita hanya menerima bantuan yang habis dalam sekejap. Melalui Z-KUP, kami berikan mereka bekal kemampuan, sarana, dan modal agar bisa terus berusaha, mandiri, dan pada akhirnya mampu membantu orang lain pula," ujar Nurul Hadi.
Muhyi dari BAZNAS Provinsi NTB sepenuhnya mendukung pelaksanaan program ini. Sinergi antara pusat, daerah, serta seluruh elemen masyarakat menjadi kunci agar manfaat Z-KUP dapat dirasakan secara merata di seluruh pelosok wilayah. Tidak ada kecamatan yang tertinggal. Setiap mustahik yang memiliki semangat, keterampilan, atau usaha yang ingin dikembangkan berhak mendapatkan kesempatan yang sama.
Ada enam tujuan utama Z-KUP: membantu mustahik mandiri secara ekonomi, memberikan akses modal dan sarana usaha, meningkatkan keterampilan mengelola bisnis, mendorong tumbuhnya usaha produktif, menaikkan pendapatan keluarga, serta mengubah status mustahik dari penerima bantuan menjadi pribadi yang berdaya dan mampu berdiri di atas kakinya sendiri.
"Kami berharap Z-KUP menjadi titik balik yang indah bagi banyak keluarga di Lombok Timur. Dimulai dari satu alat, satu usaha, satu langkah kecil — tumbuh menjadi kemandirian yang membawa keberkahan bagi seluruh keluarga, tetangga, dan lingkungan. Inilah makna zakat yang sesungguhnya: mengangkat, bukan sekadar memberi," tegas Muhyi.
Selain Z-KUP, Sekretaris BAZNAS Lotim juga menyampaikan Program MAHYANI — Rumah Layak Huni — yang khusus diperuntukkan bagi perbaikan maupun pembangunan rumah warga yang belum layak dihuni. Program ini hadir untuk memastikan setiap keluarga memiliki tempat tinggal yang aman, sehat, dan layak sebagai tempat menumbuhkan harapan dan masa depan.
Kedua program besar ini akan diupayakan merata di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Lombok Timur. BAZNAS mengajak seluruh masyarakat, tokoh desa, dan pemangku kepentingan untuk bersinergi. Sampaikan kepada warga yang membutuhkan dan berpotensi agar datang ke kantor BAZNAS untuk mendapatkan informasi dan pendampingan.
"MAHYANI dan Z-KUP diupayakan merata di setiap kecamatan," tutup Nurul Hadi dengan tegas.
Bersama dua pilar ini, BAZNAS Lombok Timur bertekad mewujudkan daerah yang tidak hanya sejahtera, tetapi juga mandiri, berdaya, dan memiliki tempat tinggal yang layak bagi seluruh anak bangsa.
Redaksi Bumigoramedia
0 Komentar