Breaking News

Uang Palsu Mengalir Masuk Lotim, Kasat Reskrim AKP Ari Kusnandar, SH: Ada Jaringan Terorganisir dari Jawa Timur, Kami Kejar Sampai ke Akarnya!

FOTO : Kasat Reskrim Polres Lombok Timur.

LOMBOK TIMUR, Bumigoramedia.com — Kepala satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Lombok Timur, AKP Ari Kusnandar, SH, saat ditemui di ruang kerjanya Selasa, (11/08/2026) berbicara tegas terkait maraknya peredaran uang palsu yang kembali meresahkan masyarakat di wilayahnya. Tiga orang baru saja diamankan, namun dugaan menunjukkan ini bukan sekadar tindakan perorangan, melainkan bagian dari jaringan yang sudah terstruktur dan berulang kali beroperasi.
 
"Dari hasil pemeriksaan sementara, para tersangka membeli uang palsu tersebut dari orang yang berada di Jawa Timur, lalu membawanya sendiri ke Lombok untuk diedarkan kembali ke masyarakat. Ini bukan kebetulan, ini sudah ada jalannya, ada orang yang mengirim, ada yang menyalurkan," ungkap AKP Ari Kusnandar, SH.
 
Kasus ini bermula saat adanya laporan dari agen BRILink di Desa Labuhan Pandan, Kecamatan Sebelat, yang menerima uang tidak sah. Setelah ditelusuri, aparat menemukan jejaring yang lebih luas. Uang palsu yang berhasil diamankan berupa pecahan Rp100.000 dan Rp50.000, dengan total mencapai Rp13.900.000 dalam satu kasus ini saja.
 
"Belum lama berselang kami juga membongkar peredaran uang palsu dengan jumlah yang jauh lebih besar, mencapai Rp70 juta hingga Rp75 juta. Orangnya berbeda, tempatnya berbeda, namun polanya sama. Diduga dari satu sumber, satu komplotan besar yang berpusat di Jawa Timur," tegas Kasat Reskrim.
 
Cara kerjanya sangat sistematis: tersangka berkomunikasi langsung dengan pemasok di Jawa Timur, yang kemudian mengirim atau membawa sendiri uang palsu ke Lombok. Di sini sudah ada orang-orang yang disiapkan untuk menyebarkannya ke berbagai tempat, mulai dari pedagang kecil hingga transaksi di pelayanan keuangan masyarakat.
 
"Pihak yang diduga sebagai pemasok di Jawa Timur saat ini masih dalam proses penyidikan. Kami lacak alurnya, kami telusuri siapa yang di belakangnya. Insya Allah sejauh apa pun mereka bersembunyi, kalau memang terbukti, kami kejar, kami tangkap, dan kami bawa ke sini untuk mempertanggungjawabkan semuanya di hadapan hukum," janji AKP Ari Kusnandar, SH dengan nada tegas dan tidak main-main.
 
Ia pun memperingatkan seluruh masyarakat Lombok Timur agar tidak lengah.
 
"Jangan anggap remeh. Uang palsu ini merugikan rakyat yang paling kecil, yang paling susah. Kalau pedagang pasar dapat uang palsu, untungnya hilang, malah rugi besar. Kami minta semua warga teliti saat menerima uang. Periksa, raba, terawangkan. Jangan sampai kita tanpa sadar ikut menyebarkan ke orang lain. Siapa pun yang terlibat, di mana pun tempatnya, kami tidak akan beri jalan keluar selain hukum yang berlaku," pungkasnya. (01)
 
 
 

0 Komentar

© Copyright 2022 - BumigoraMedia