LOMBOK TIMUR, Bumigoramedia.com - 15 Juni 2026 – Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar rangkaian kegiatan syiar keagamaan yang dimulai dengan Pawai Taaruf dan dilanjutkan dengan doa bersama serta pengajian di Masjid Agung Al-Mujahidin Selong. Kegiatan ini menjadi pembuka sekaligus bagian inti dari Festival Muharram tahunan yang memasuki tahun kedua dalam masa kepemimpinan Bupati H. Haerul Warisin dan Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya.
Pawai Taaruf yang berlangsung pada Senin siang diikuti puluhan barisan peserta dari berbagai unsur, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, organisasi wanita, hingga sekolah-sekolah di wilayah Selong dan sekitarnya. Sebagai daya tarik utama, kembali dihadirkan parade 1.448 dulang tembolak beak yang jumlahnya disesuaikan dengan angka tahun Hijriah saat ini. Bupati bersama Wakil Bupati didampingi jajaran Forkopimda dan pimpinan OPD turut berjalan bersama peserta hingga tiba di Masjid Agung Al-Mujahidin.
Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menggaungkan nilai-nilai keislaman melalui festival ini. “Kegiatan ini bukan sekadar hiburan, melainkan sarana melestarikan adat budaya sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Setelah rangkaian pawai, kegiatan dilanjutkan dengan doa akhir tahun dan awal tahun Hijriah, diikuti pengajian umum. Wakil Bupati Moh. Edwin Hadiwijaya dalam kesempatan itu menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan kafilah Lombok Timur pada MTQ XXXI tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang berhasil masuk babak final di 21 mata lomba dan menempati posisi kedua secara keseluruhan, meningkat dibanding penyelenggaraan sebelumnya.
“Peningkatan ini menjadi semangat berhijrah kita menjadi lebih baik. Dengan perbaikan pola pembinaan dan dukungan LPTQ, kita berharap hasil terbaik dapat diraih,” jelasnya.
Wakil Bupati juga menegaskan doa pergantian tahun sebagai simbol perubahan menuju kemajuan. Ia berjanji bersama jajaran akan terus berupaya mewujudkan visi misi SMART – Sejahtera, Maju, Adil, Religius, dan Transparan, dengan memperbaiki efisiensi anggaran serta memperkuat program keagamaan, pendidikan, pembangunan infrastruktur, dan ekonomi.
Terkait Festival Muharram ke depan, ia berharap keterlibatan masyarakat semakin meluas, termasuk partisipasi lebih banyak desa dalam parade dulang. “Dulang ini melambangkan kebersamaan, kekompakan, dan semangat gotong royong – itulah modal utama kita membangun Lombok Timur,” tegasnya.
Acara ditutup dengan pengajian yang disampaikan oleh TGH. Muzayyin Shobri, diikuti santap bersama seluruh peserta menggunakan hidangan dari 1.448 dulang yang disiapkan oleh warga Desa Pengadangan. Festival Muharram 1448 H akan berlangsung selama satu pekan ke depan dengan rangkaian pameran, hiburan, serta penampilan artis nasional seperti Grup Band Gigi dan Bams, juga sejumlah artis lokal. (BM)
0 Komentar