LOMBOK TIMUR,Bumigoramedia.com - menjerit lantaran elpiji 3 kilogram sulit didapatkan hingga harganya meroket bak peluru kendali Iran Amerika. Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) seolah tidur nyenyak terkait persoalan ini. Apa pemicu hingga sampai saat ini masih banyak tong gas penjual kosong melompong.
Muhammadun, asal Dusun Keroya praida Desa Bagik Payung Timur, keliling hingga melintasi jalan berkilo kilo menuju Desa Bagik Payung Selatan demi mendapatkan tong Gas ùntuk memasak nasi dan sayur.
" Saya sudah keliling pak hingga saya nekat ke Desa Bagik Payung Selatan ini nyari gas ukuran 3 kilo ini. Tapi ternyata sama saja kios kios yang saya datangi rata rata tongnya kosong melompong. Kira kira apa penyebab nya pak.?," tanya muhammadun sembari berharap ada tong gas yang berisi didapatkan.
Muhammadun, pria yang berusia hampir 40 tahun tersebut duduk dan terlihat gelisah. (02/04/2026).
"Dari sebelum lebaran gas ini begini pak. Katanya pak bupati sudah menambah Setok banyak tapi tetap limit, atau mungkin sengaja di sembunyikan supaya harganya naik..?," gumamnya meminta agar di tunjukkan arah jalan.
" Iya sudah pak, saya pamit dulu, mudah mudahan ada di tempat lain, kasian keluarga, istri blum masak juga di rumah," demikian Muhammadun.
0 Komentar